Ada apa dengan Cinta?
Kamu tau aku-dia-mereka berdua.
Berlarutan
Mengindahkan, kehidupan yang diharapkan
Lupa atau cinta?
Kita menerka itu cinta.
Mengapa tak ada yang melanjutkan?
Tahapan kita, tahapan orang paling bodoh.
Pembicaraan yang terjadi bagai terpintar.
Malu!
Ada hanya-dan hanya jika telah berpulang.
Kemudian menyesal.
Dengan imajinasi yang tetap berjalan,
Menunggu untuk diulang.
Ada apa dengan cinta?
Atau ia, mengatasnamakan cinta?
Saturday, 8 May 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar