Bagaimana
bisa sebuah pekerjaan mengadaikan keimanan? Saya menemui ini, dalam konteks
kehidupan yang semakin berkembang dan harus dipenuhi segalanya, namun yang
menjadi front terdepan adalah ekonomi, psikologis sebagai basic saya kali ini
menjadi non sense.
Ini
sangat menyedihkan, saya kira mengadaikan keimanan untuk beberapa lembar uang
ratusan hanya ada dalam filem-filem yang saya tonton. Ternyata tidak, itu semua
ada dihadapan saya, saya tidak bisa menahannya, apakah saya menjamin
keuangannya? Itu yang menjadi pertanyaan dasar, dan menjadi kebutuhan dasar.
Contoh
besar adalah kewajiban membuka kerudung bagi para SPG atau penjaga
restoran-restoran dan kafe-kafe. Saya sangat mengkritik, bagi yang mencetuskan
ini semua maupun yang menyetujui program ini semua.
Apakah anda, wahai pemilik, atau orang yang mengajukan atau
orang yang menyetujui tidak mengetahui bahwa negara Indonesia mayoritas Islam?apakah
anda, tidak memahami Pancasila, sebagai basic kebebasan beragama, dan kebebasan
menggunakan simbol agamanya?
Bolehkan mereka bekerja, bolehkan mereka bebas beragamaa!
7 jun 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar