Rabu, 22 Juni 2016

Pekerjaan, Ekonomi dan Keimanan



                Bagaimana bisa sebuah pekerjaan mengadaikan keimanan? Saya menemui ini, dalam konteks kehidupan yang semakin berkembang dan harus dipenuhi segalanya, namun yang menjadi front terdepan adalah ekonomi, psikologis sebagai basic saya kali ini menjadi non sense.
                Ini sangat menyedihkan, saya kira mengadaikan keimanan untuk beberapa lembar uang ratusan hanya ada dalam filem-filem yang saya tonton. Ternyata tidak, itu semua ada dihadapan saya, saya tidak bisa menahannya, apakah saya menjamin keuangannya? Itu yang menjadi pertanyaan dasar, dan menjadi kebutuhan dasar.
                Contoh besar adalah kewajiban membuka kerudung bagi para SPG atau penjaga restoran-restoran dan kafe-kafe. Saya sangat mengkritik, bagi yang mencetuskan ini semua maupun yang menyetujui program ini semua.
Apakah anda, wahai pemilik, atau orang yang mengajukan atau orang yang menyetujui tidak mengetahui bahwa negara Indonesia mayoritas Islam?apakah anda, tidak memahami Pancasila, sebagai basic kebebasan beragama, dan kebebasan menggunakan simbol agamanya?
Bolehkan mereka bekerja, bolehkan mereka bebas beragamaa!

7 jun 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar