Rabu, 22 Juni 2016

gerakan Ayo mondok?



Gerakan ayo mondok,kamu setuju?
Saya sangatt setuju.Saya juga tau ternyata banyak yang tidak setuju,menyatakan bahwa pondok melahirkan orang anti modernitas,melahirkan orang orang radikal,dan banyak lainnya.
Menurut saya,itu sama sekali tidak,bahkan di salah satu pondok yang saya temui terdapat satu ayat dari komitmen pondok tersebut yang berbunyi caring about development atau peduli terhadap kemajuan.
Banyak sesuatu yang tidak bisa kita temukan selain di pondok,kalau kamu pelit disana,jangan sangka ada anak yang ingin menemani,kalo banyak yang memanddang negativ,tak apa,tapi menurut saya ini positiv kok,ini pembentukan sikap vroh,gimanapun,lingkungan berpengaruh besar terhadap banyak hal
Di tengah banyaknyan yang bicara soal HAM atau apalah antara guru dan murid,di pondok damai damai aja tuh,walaupun bakal dibotak saat mereka pulang tanpa ijin,para santri ga bakal ngadu ke orang tua mereka,ia malah menganggap itu adalah kenangan dan akan mendatangkan berkah dikemudian hari.
Para santri pun para penyabar yang luar biasa,mereka terbiasa ngantri 1 jam hanya untuk mandi 5 menit guys.mereka ga marah,malah mereka menikmatinya dengan saling nyari kutu.mereka juga para pentoleran luar biasa,pondok adalah tempat untuk semua suku,tidak ada pondok pesantren yang bertuliskan khusus untuk jawa,atau khusus orang kaya,tidak ada.
Mereka juga pemerhatin luar biasa,sangat sederhana,mereka cukup merasa senang ketika tidur dengan kasur dan bntal apalagi di tambah selimut,bagi mereka itu luar biasa,b iasanya mereka hanya tidur dengan gulungan baju kotor untuk bantal,tanpa selimut.
Mereka terbiasa bangun sebelum subuh tiba,mereka terbiasa makan nasi tanpa lauk,mereka terbiasa hormat kepada kiai dan orang-orang yang lebih besar dari mereka,mereka terbiasa saling meminjam tanpa gengsi.
Kemudian,apakah orang orang seperti ini,yang mempunyai kebiasaan seperti ini akan menjadi sang radikalis?intoleran?menutup diri dari kemajuan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar