Gerakan
ayo mondok,kamu setuju?
Saya sangatt setuju.Saya juga tau ternyata banyak yang tidak
setuju,menyatakan bahwa pondok melahirkan orang anti modernitas,melahirkan
orang orang radikal,dan banyak lainnya.
Menurut saya,itu sama sekali tidak,bahkan di salah satu pondok yang
saya temui terdapat satu ayat dari komitmen pondok tersebut yang berbunyi
caring about development atau peduli terhadap kemajuan.
Banyak sesuatu yang tidak bisa kita temukan selain di pondok,kalau
kamu pelit disana,jangan sangka ada anak yang ingin menemani,kalo banyak yang
memanddang negativ,tak apa,tapi menurut saya ini positiv kok,ini pembentukan
sikap vroh,gimanapun,lingkungan berpengaruh besar terhadap banyak hal
Di tengah banyaknyan yang bicara soal HAM atau apalah antara guru
dan murid,di pondok damai damai aja tuh,walaupun bakal dibotak saat mereka
pulang tanpa ijin,para santri ga bakal ngadu ke orang tua mereka,ia malah
menganggap itu adalah kenangan dan akan mendatangkan berkah dikemudian hari.
Para santri pun para penyabar yang luar biasa,mereka terbiasa
ngantri 1 jam hanya untuk mandi 5 menit guys.mereka ga marah,malah mereka
menikmatinya dengan saling nyari kutu.mereka juga para pentoleran luar
biasa,pondok adalah tempat untuk semua suku,tidak ada pondok pesantren yang
bertuliskan khusus untuk jawa,atau khusus orang kaya,tidak ada.
Mereka juga pemerhatin luar biasa,sangat sederhana,mereka cukup
merasa senang ketika tidur dengan kasur dan bntal apalagi di tambah
selimut,bagi mereka itu luar biasa,b iasanya mereka hanya tidur dengan gulungan
baju kotor untuk bantal,tanpa selimut.
Mereka terbiasa bangun sebelum subuh tiba,mereka terbiasa makan
nasi tanpa lauk,mereka terbiasa hormat kepada kiai dan orang-orang yang lebih
besar dari mereka,mereka terbiasa saling meminjam tanpa gengsi.
Kemudian,apakah orang orang seperti ini,yang mempunyai kebiasaan
seperti ini akan menjadi sang radikalis?intoleran?menutup diri dari kemajuan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar